Akibat Elon Musk Harga Bitcoin Kini Naik Hingga US$ 32.000

Harga Dogecoin Melonjak Naik Hingga 30% Pada Bulan Agustus

Garudatechno.id – Harga Bitcoin kini mengalami kenaikan hingga menembus US$ 32.000, melanjutkan rebound setelah menghapus sebagian besar keuntungannya untuk tahuh ini, Harapan baru datang ketika Elon Musk, Jack Dorsey dan Cathie Wood mengatakan dalam panel tentang mada depan Bitcoin.

Mata uang digital terbesar kini naik lebih dari 8% yang menjadi sekitar US$ 32.270 pada pukul 14:27 di New York pada hari Rabu. Cryptos yang lainnya kjuga ikut naik termasuk Ethereum dan Dogecoin. Sementara Indeks Crypto Galaxy Bloomberg kini juga berada pada zona hijau.

Musk, kepala eksekutif Tesla Inc., yang telah menegaskan kembali dukungan terhadap Bitcoin, dengan mengatakana bahwa dia memiliki token bersama dengan Dogecoin dan Ethereum. Dia juga telah mengatakan Space Exploration Technologies Corp. Yang juga telah memiliki Bitcoin, seperti perusahaan mobil listrik milik Elon Musk.

Bitcoin kini telah bangkit kembali setelah meluncur di bawah US$ 30.000 di awal minggu. “Ketakutan di pasar adalah jika Bitcoin menembus di bawah US$ 30.000, harga akan bergerak lebih rendah secara drastis,” ucap Naeem Aslam, kepala analis pasar Ava Trade Ltd. 

“Pada kenyataannya, bukan itu yang kita lihat. Harga Bitcoin telah stabil, dan kami belum melihat adanya penjualan yang panik,” lanjutnya.

Bitcoin dan cryptocurrency yang lainnya kini telah jatuh sejak pertengahan bulan Mei, menghapus sekitar US$ 1,3 triliun dari nilai pasar mereka.

Bitcoin telah manghadapi berbagai kendala, termasuk meningkatkan pengawasan peraturan dari negara China, Eropa dan AS kekhawatiran tentang energi yang dibutuhkan oleh komputer yang telah mendukungnya.

Para Investor juga umumnya telah menjadi lebih berhati-hati tentang sebuah aset spekulatif. Bitcoin saat ini masih mengui level US$ 25.000 dalam beberapa minggu yang akan mendatang, kata Aslam dari Aba Trade.

Penembusan di atas US$ 32.000 akan menandai pemulihan yang sangat kuat, menurut Steen Jakobsen, kepada investasi di Saxo Bank.

“Bitcoin dan Ethereum berhasil menarik reli bersama setelah Bitcoin turun melalui area kunci US$ 30.000 kemarin, tetapi benar-benar perlu pulih di atas US$ 32.000 secara berkelanjutan untuk menggali dirinya sendiri keluar dari lubang,” tulis Steen Jakobsen dalam sebuah catatan.

Kemajuan untuk harga Bitcoin pada tahu ini telah menyusut menjadi sekitar 8 persen dari rekor pada bulan April hingga sekita US$ 65.000.

Para pendukung telah berpendapat bahwa mata uang virtual yang telah menawarkan lindung nilai infasi dan akan memenangkan penerimaan institusional yang lebih luas.

Narasi seperti itu selalu kontrovesial dan sekarang semakin dipertanyakan, meskipun para penggemar Bitcoin yang paling banyak telah bersemangat yang terus memprediksikan pengembalian jangka waktu panjang yang sangat besar.

“Kekhawatiran peraturan dan lingkungan kemungkinan akan membuat Bitcoin tetap berat tetapi perbaikan di kedua sisi harus terjadi sebelum akhir tahun,” Edward Moya, analis senior untuk negara Amrika di Oanda, yang menulis dalam sebuah catatan.

Dia juga telah menambahkan para investor institusionall “siap untuk menempatkan taruhan jangka panjang yang besar” jika penurunan yang menuju US$ 20.000 dapat dihindari.

Sumber dari: KONTAN.CO.ID

You May Also Like

About the Author: Egi Aja

Leave a Reply

Your email address will not be published.