Binance Kini Mulai Evaluasi Calon Pengguna Untuk Penuhi Aturan Anti Pencucian Uang

Binance Kini Mulai Evaluasi Calon Pengguna Untuk Penuhi Aturan Anti Pencucian Uang

Garudatechno.id – Binance, pada hari Jumat (20 Agustus 2021), telah menyatakan segera memberlakukan proses pemeriksaan atas calon pelanggan secara lebih ketat. Praktik yang biasa disebut know your customer itu, yang dimaa sudah diterapkan oleh bursa uang kripto terbesar di dunia itu untuk menyesuaikan dengan regulasi anti pencucian uang.

Binance kini berada di bawah tekanan regulator di berbagai negara dalam beberaoa bulan terakhir. Banya lembaga pengawas yang mencemaskan pemanfaatan bursa uang kripto untuk tempat memncuci uang dan lemahnya perlindungan konsumen.

Pengelola Binance telah menarik kembali produk dan layanan yang sempat ditawarkan, yang dimana sudah termasuk perdagangan leverage dan token yang sudah terkait dengan ekuitas. Binance juga kini sudah menyatakan ingin meningkatkan hubungan dengan regulator.

Bank sentral Belanda, awal pekan ini, telah mengatakan bhawa Binance tidak mematuhi undahng-undang anti pencucian uang dan anti pendataan teroris.

Binance juga mengatakan di situs webnya bahwa pengguna, dengan segera, harus menyelesaikan proses verifikasi untuk mengakses produk dan layanan. Mereka yang belum melakukan hanya akan dapat menarik dana, membatalkan pesanan da menutup posisi.

Dalam berbagai indikator, Binance merupakan platform yang paling besar di dunia. Volume perdagangannya pada bulan Juli mencapai hingga US$ 455 juta, yang dimana turun hampir sepertiga dari bulan sebelumnya, mengikuti lesunya pasar uang kripto. Akan tetapi, volume perdangan Binance tetap yang terbesar di dunia, menurut data dari CryptoCompare.

Struktur perusahaan Binance tidak jelas. Perusahaan induknya kini sudah terdaftar di Kepulauan Cayman, menurut dokumen pengadilan Inggris dan pengawas sekuritas Malaysia.

Sumber dari: KONTAN.CO.ID

You May Also Like

About the Author: Egi Aja

Leave a Reply

Your email address will not be published.