Ditolak di Banyak Sekali Negara Binance Hentikan Penawaran Token Saham

Ditolak di Banyak Sekali Negara Binance Hentikan Penawaran Token Saham

Garudatechno.id – Binance, pada hari Jumat (16 Juli 2021), telah memberhentikan penjualan token digtal yang terkait dengan saham. Kebijakan tersebut menanggapi keputusan regulator di berbagai negara, dengan Hong Kong yang tercatat sebagai yang terbaru, yang telah menindak penawaran “token saham” platform pertukaran cryptocurrency.

Token saham adalah versi digital dari ekuitas yang telah dipatok dengan nilai saham yang relevan. Yoken biasanya dibeli dan dijual salam unit pecahan, tidak seperti ekuitas tradisional.

‚ÄúSegera berlaku, token saham tidak tersedia untuk pembelian di Binance.com,” itulah pengumuman di situs resmi Binance. Perusahaan tersebut telah menambahkan akan menghentikan semua dukungan untuk produk pada bulan Oktober.

Pengawasan global terhadap sektor cryptocurrency yang telah berkembang di tengah kekhawatian atas lemahnya perlindungan konsumen dan pengunaan koin digital untuk picuan uang.

Dan, pihak yang berwenang di brbagai negara dalam beberapa bulan terakhir memusatkan perhatian kepada Binance, salah satu plaform yang paling bear didunia.

Komisi Sekuritas dan Berjangka Hog Kong (SFC) yang mengatakan bahwa Binance tidak memiliki Lisensi untuk melakukan kegiatan bisni di pulau tersebut. Menawarkan token saham kepada publik Hong Kong tanpa otoritas bisa menjadi pelanggaran yang ditambahkan.

“Setiap orang yang melanggar ketentuan yang relevan dapat dituntut dan, jika terbukti bersalah, dikenakan sanksi pidana,” ucap SFC.

Seorang juru bicara Binance telah menolak mengomentari langkah SFC, yang telah terjadi sehari setelah regulator Italia membuat pengumuman yang serupa.

Binance saat ini tidak memiliki perasi pertukaran di Hong Kong dan menganggap serius kewajiban hukumannya, juru bicara itu yang menambahkannya.

Tidak segera jelas apakah regulator global telah mengoordinasikan langkah mereka, yang telah mencipatakan tekanan global yang belum pernah terjadi sebelumnya pada perusahaan cryptocurrncy besar.

Binance, bursa yang paling besar di dunia yang berdasarka volume perdagangan spot bulan laly, menawarkan berbagai layanan kepada para pengguna, ulai perdagangan spot cryptocurrency dan derivatif hingga dompet digital dan token saham.

Itu menawarkan token untuk perusahaan termasuk Apple Inc, Microsoft Corp dan Tesla Inc.

Kemudian pada hari Jumat, bank sentral Lithuania mengatakan telah memperingatkan Binance tentang “layanan investasi tanpa izin”. Konsumen berisiko kehilangan semua investasi mereka pada layanan terkait aset kripto, katanya.

Sumber dari:KONTAN.CO.ID

You May Also Like

About the Author: Egi Aja

Leave a Reply

Your email address will not be published.