Dogecoin Diproyeksikan Akan Menuju US$ 0,29 Pada Akhir Tahun Ini

Dogecoin Diproyeksikan Akan Menuju US$ 0,29 Pada Akhir Tahun Ini

Garudatechno.id – Setelah menjadi salah satu aset kripto yang paling populer, kini nasib Dogecoin (DOGE) justri tersungkurkan. Pemicunya antara lain yaitu pernyataan salah satu pencipta Dogecoin (DOGE) sendiri yakni Jackson Palmer yang telah mengkritik mata uang kripto.

Palmer telah mengatakan, uang kripto dianggap hanya sebuah teknologi hiper-kapitalistik yang telah dibangun untuk memperkuat kekayaan para pendukungnya dengan melalu kombinasi penghindaran pajak, pengawasan peraturan yang sangat minim, dan kelangkaan yang dipaksakan secara artifilasi.

Tidak beberapa lama, harga Dogecoin pun kini terus menurun. Merujuk coinmarketcap.com, harga Dogecoin pada 17.15 WIB, Jumat (16 Juli 2021), kini berada di level US$ 0,18 atau turun 7,09 persen dalam 24 jam terakhir. Sementara jika dihitung dalam sepekan, penurunannya sudah mencapai hingga 18,33 persen.

Hal ini cukup mengenaskan, mengingat pada bulan Mei silam, Dogecoin sempata berada pada level US$ 0,74. Bahkan, banyak yang telah mempercayai Dogecoin akan menuju hingga US$ 1 seiring dengan adanya Elon Musk yang telah dianggap sebagai “father of dogecoin”.

Walaupun kini terus tertekan, Presiden Komisioner HFX International Sutopo Widodo telah meyakini masih ada harapan untuk harga Dogecoin bisa kembali naik. Apalagi, Dogecoin mempunya komunitas yang cukup besar dan mempunyai loyalitas yang cukup tinggi.

“Permasalahannya adalah untuk bisa menjaga nilai DOGE tetap stabil akan menjadi hal yang sulit, apalagi dengan kondisi pasar aset kripto yang tertekan dalam beberapa waktu terakhir,” ucap Sutopo pada hari ini Jumat (16 Juli 2021).

Menurutnya, saat ini kenaikan harga Dogecoin cuman bisa bergantung pada kenaikan harga Bitcoin. Pasalnya, ketika harga Bitcoin menguat, otomatis, altcoin seperti Dogecoin juga akan ikut naik. Jika cuman mengandalkan sentimen dari Dogecoin, menurutnya masih akan cukup sulit dan cenderung terbatas, apalagi aset ini tidak empunyai fundamental.

Oleh karena itu, Sutopo telah menyarankan kepada para investor untuk melirik Dogecoin sebatas untuk trading waktu jangka pendek karena ketika kpndisi bearish, selalu ada ruang untuk kembali naik. Selain itu juga, likuiditas Dogecoin yang cukup besar juga akan ikut membantu.

Asal tahu saja, saat ini marketcap Dogecoin hanya berada di peringkat ke delapapn. Padahal, Dogecoin sempat berada di peringkat ke empat jika dilihat dari sisi market cap.

“Ada kemungkinan, harga DOGE menuju level US$ 0,29 pada akhir tahun nanti,” kata Sutopo.

You May Also Like

About the Author: Egi Aja

Leave a Reply

Your email address will not be published.