Inilah Crypto Currency Dengan Volume Terbesar di Indonesia

Harga Dogecoin Melonjak Naik Hingga 30% Pada Bulan Agustus

Garudatechno.id – Ethereum dan Bitcoin adalah crpto currency yang paling populer saat ini. Akan tetapi, Bitcoin dan Ethereum bukan sebagai salah satu crypto currency atau aset kripto dengan volume transaksi yang paling besar di Indonesia.

Crypto currency yang memiliki aset paling besar adalah Dogecoin. Dogecoin kini menjadi salah satu aset kripto dengan volume transaksi paling besar di Indonesia sejak awal tahu.

Berdasarkan data dari indodax yang telah dikutip dari Blockchain Indonesia (ABI), total volume transaksi Dogecoin kini sudah mencapai hingga Rp 33,5 triliun pada tahu 2021. Besarnya volume transaksi Dogecoin ini telah mengalahkan Bitcoin dengan total volume transaksi hingga Rp 24 triliun. Binace Coin kini berada pada posisi ketiga dengan volume transaksi Rp 19 triliun.

Kepopuleran Dogecoin ini tidak lepas dari Elon Musk yang diketahui secara terang-terangan mendukung aset kripto yang berlogo anjing shiba inu. Elon Musk adalas salah satu orang yang paling kaya di dunia yang kerap kali mencuitkan sesuatu yang bherhubungan dengan Dogecoin di akun Twitternya. Setiap ia memberikan informasi dengan Dogecoin tidak lama aset ini pun melonjak naik.

Harga Dogecoin yang masih terbilang sangat murah membuat para investor retail memborong aset ini dalam jumlah yang sangat banyak. Sehingga harganya pun kini bisa naik seiring dengan minatnya yang tinggi pada Dogecoin.

Meski transaksi aset kripto ini mencapai hingga triliunan rupiah, saat ini belu ada data pembanding, yang meningkat aset kripto naik daun beberapa waktu terakhir. Akan tetapi, dalam siasaran, pres pada hari Selasa (8 Agustus 2021), ABI menyebutkan bawah indikator pengingkatan popularitas crptocurrency di Indonesia adalah Indodax.

Sebagai salah satu exchange yang paling besar di Indonesia, kini Indodax telah memiliki penambahan 1 juta pengguna hingga akhir pekan semester pertama pada tahu 2021. Pengguna Indodax hingga akhir bulan Juni 2021 yang berjumlah hingga 2.213.606.

Di sisi lain, ABI menyebutkan bahwa jumlah dompet bitcoin (bitcoin wallet) sudah menurun. Tercatat alamat dompet bitcoin (bitcoin wallet) paling tinhgi berada pada bulan Januari dengan total sekitar 500 ribu alamat. Sedangkan di bulan Juni tercatat mencapai hingga 200 alamat dompet bitcoin.

Chairwoman ABI Asih Karnengish mengatakan bahwa masyarakan Indonesia kini sudah terlihat lebih aktif untuk mencari informai tentang cryptocurrency di media sosial. Tak hejran memang, sosial media terkait crypto semakin banyak yang bermunculan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mencipatakan startups baru sebagai ekosistem cryptocurrency.

Salah satu situs portal esukasi seputar cryptocurrency adalah Coinvestasi.com. Laman tersebut kini sudah aktif memberikan informasi dan edukasi terkait crypto sejak tahu 2017 di media sosial Instagram @coinvestasi (instagram.com/coinvestasi) yang telah mengalami pertumbuhan pengikut hingga 1.200% pada tahun 2021.

“Kita sedang mengalami pergeseran generasi ke Milenial dan Gen Z, yang lebih paham teknologi dan terbuka pada inovasi baru, serta mencari transparansi pada level selanjutnya. Transparansi inilah yang dapat diperoleh di Bitcoin serta cryptocurrency dan tidak ada di aset lainnya,” ujar Co-Founder Coinvestasi Steven Suhadi dalam siaran pers.

Sumber dari: KONTAN.CO.ID

You May Also Like

About the Author: Egi Aja

Leave a Reply

Your email address will not be published.